Senin, 13 Februari 2017

Sapaan sebelum tidur

Kuhaturkan selamat malam untuk kamu, perempuan yang masih resah menunggu surat elektronik dari bosmu. Jika kubaca dari pesan-pesanmu di aplikasi obrolan, kupikir, hari ini kamu sudah berjuang untuk bertahan hidup di dunia yang fluktuatif, keras, dan dinamis. Istirahatlah yang nyenyak, sebab tubuh indahmu perlu direbahkan, ototnya butuh direnggangkan dan tulang-tulangnya jangan melulu dikasih beban.

Jangan sampai terlalu lelah, suaramu terlalu indah untuk menjadi serak karena radang tenggorokan. Aku ingin mendengarmu berbicara dengan cepat dan bercerita penuh gairah tentang perjalan dan pelajaran hidup yang kamu terima. Berceloteh tentang bagaimana sibuknya kamu hari ini. Satu lagi, aku suka caramu megumpat ketika jengkel dengan klien atau bosmu. Itu sungguh jenaka sebab kamu tak pandai mengumpat.

Oh iya, jangan konsumsi terlalu banyak makanan di malam seperti ini, sebab kamu tak mau punya masalah dengan berat badan, bukan? Tapi tubuhmu jangan sampai terlambat diberi asupan. Ingat, kamu punya banyak hal yang hendak dikerjakan dan hampir setiap hari bertemu deadline. Aku tak ingin melihat cahaya matamu redup seperti ketika kamu terbaring di ranjang dengan kabel-kabel menembus tanganmu. Tak ada cerita, tawa, dan gembira.

Kamu tak cocok terbaring seperti itu sebab itu bukan kamu. Yang kutahu, kamu adalah orang yang duduk di meja kerja dengan sorotan mata tajam menghadap komputer lipat dengan logo apel tergigit. Jari-jari manis, lentik nan agresif serupa menari di atas keyboard.

Yang kukenal, kamu adalah orang yang selalu tahu cara memadu padankan bahan yang melekat di badan. Orang yang kurang suka memakai bedak tebal. “Nggak betah kalau pakai bedak tebal,” ujarmu. Perempuan dengan kantung mata hitam dan besar serta berwajah agak pucat jika bibirnya belum dipoles gincu.

Setelah urusanmun usai dengan surat elektronikmu, lekaslah tidur. Harapan sederhana, semoga kamu menerima mimpi indah seperi indahnya dirimu. Jadi, ketika pagi datang, kamu bangun dengan segar dan siap menjalani hari. Lebih bersemangat. Karena menurutku, Sehangat-hangatnya permulaan hari adalah sapaan “Selamat pagi” dari orang-orang terkasih. Secerah-cerahnya pagi adalah melihat orang-orang tersayang tersenyum menyambut hari. Semangat pagi adalah ketika kita mempersiapkan seluruh tenaga kita untuk bertarung untuk apa yang kita cinta dan untuk orang yang kita cinta.



Bilik Mimpi
14/2/2017
12.00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar