Kamis, 18 Agustus 2011

Mimpi

Entah bermula dari mana. Seingatku, tiba-tiba semalam aku berada didekatmu dalam sebuah ruangan. Ruangan yang asing bagiku, ruangan yang tak ada sangkut pautnya denganmu. Aku pun merasa heran karena kita masih bersama disana.

Tampaknya kau juga masih sangat menginginkanku. Dan masih tergambar jelas bila diruangan itu ada kita bertiga, aku, kamu, dan adikmu. Mungkin adikmu itu ingin menjahili kita namun karena dia belum mengerti apa-apa jadi adikmu mengerti saat kau suruh dia untuk keluar, bermain bersama temanya.

Temanya langsung menjemputnya di depan pintu ruang itu. Di sana adikmu dengan temenya seperti berbicara karena terlihat dari dalam ruangan yang berjendela kaca. Mungkin membicarakan kita, tapi aku acuh karena diruang itu hanya tinggal kau dan aku.

Tak suatu hal khusus kita lakukan. Kita melakukan hal yang biasa kita lakukan namun ada yang sedikit berbeda. Kau lain dari biasanya dan kau mengizinkan apapun yang kumau. Aku heran, namun aku senang, sampai aku terbangun dengan rasa jengkel mewabah dari dalam hati.

Sekarang, ya malam ini kamu harus bertanggung jawab atas mimpi yang kamu berikan itu. karena membuat aku belum bisa melupakanya. Aku menginginkan mimpi itu lagi. Semoga kau datang dengan wajah indah dan menemaniku sampai aku terbangun nanti.

2011-08-19

Tidak ada komentar:

Posting Komentar