Minggu, 16 Oktober 2011

Tulisan Pelarian yang tak Jelas

Pukul 1.06 WIB, saya masih terjaga dengan keringat bercucuran. Antah apa yang menyebabkan tubuh ini bekeringat, mungkin karena saya habis memangsa makhluk lain. dan sekarang, setelah saya memangsa, banyak makhluk yang ingin memangsa saya. Makhluk itu perlahan mencium bau lezat kulit saya, menjilatnya tuk merasakan bumbu-bumbu yang melekat di kulit saya, sebelum benar-benar mamangsa saya.

Di tengah malam ini, Sebetulnya saya ingin beristirahat agar esok bisa bangun dengan kondisi yang segar, namun karena baru saja saya melahap makanana jadi saya tahan sebentar istirahatnya. Sebab kata mamah saya tak baik bila sehabis makan lalu tidur.

Saya pun tak tahu harus melakukan apa di tengah malam begini. Sebetulnya ada tugas untuk mata kuliah besok, namun saya tinggalkan karena saya belum cukup mengeti dengan materi itu. dan di binter saya hanya tertulis satu jawaban dari kurang lebih sepuluh soal yang ditanyakan. Dan saya yakin jawaban yang saya tulis itu pun salah.

“Tak apalah yang penting setidaknya saya mencoba, walaupun tak sungguh-sungguh,” sedikit pembelaan dari saya. Jadi saya biarkan buku-buku saya tergeletak di atas ranjang. Saya ingin bemalas-malas ria, meskipun saya tak tahu apa yang terjadi besok. Mungkin dikurangi nilainya. Sama dosennya.

Sudah dari bab 2 saya tak mengerti dengan pelajaran. semenjak buku yang saya fotokopi ternyata sudah mengalami pergantian banyak prinsip akuntansi. Jadi membuat saya sedikit malas. Jadi saya biarkan saja.

Kalau niat dalam hati sih. Pengennya belajar dari kunci jawabannya saja nanti, mudah-mudahan benar-benar tersampaikan niat saya ini. walaupun nanti mesti belajar keras pas uts, ahh, yasudahlah, males juga bahas AKL, biarkan sajalah.

Saya sudah mendengar ayam berkokok pukul 1.43 WIB. Nyamuk-nyamuk pun semakin malam, semakin ganas. Padahal saya sudah mengenakan obat anti nyamuk, tapi seperti tak ada efeknya. Mungkin obat itu sudah ternetralisir oleh keringat saya.

Nyamuk ini bikin gatal. Barusan saya menggaruk betis saya sampai merah karena tak tahan dengan gatalnya. Sambil menggaruk, saya mengetik tombol-tombol keyboard laptop, sambil sesekali menepuk nyamuk yang mulai mengajak saya tawuran.

Ahhh, sudah pegel saya rasanya, mau istirahat, sudah hampir pukul 2.00, mudah-mudahan besok bisa bangun pagi. Amin. Biarlah tulisan tak jelas ini menjadi saksi ketidakjelasan saya malam ini, yang sedang galau.

Tulisan ini mungkin bisa disebut tulisan pelarian. saya mencoba menghibur diri saya karena sudah lemas mengerjakan soal akuntansi keuangan lanjutan bab 4. Entah mengapa pelariannya jadi menulis, saya pun tak tahu. mungkin media ini yang paling bisa tuk mengunkapkan ketidakjelasan hati saya.

Dan saya bertekat agar tulisan ini saya masukan ke dalam blog saya. Mesti tulisan ini sangat absurd. “bodo lah.” Entah apa komentar orang setelah membaca tulisan ini, tapi aku ingin tahu juga apa komentar orang tentang tulisan saya ini. sepertinya akan saya sebar tulisan ini. persetan ada yang mau baca atau tidak.

Mungkin saya sampai disni saja. Saya akhiri di 1.54.
2011-10-17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar